Kamis, 09 Januari 2014

PERSAINGA INDUSTRI


Dalam memasuki sebuah bisnis penting sekali untuk mengenal dan mengetahui struktural yang berkaitan dengan industri yang akan dimasukki. Hal ini dilakukan sebagai dasar menentukan intensitas persaingan dan tingkat laba yang akan diperoleh dari industri tersebut. Untuk menganalisis struktural industri ini Michael Porter menggunakan model lima kekuatan persaingan yang diidentifikasikan menjadi empat perangkat yang berasal dari luar lingkungan industri dan satu perangkat berasal dari dalam industri. Dimana empat perangkat dari luar industri ini terdiri atas, pertama adanya ancaman produk subtitusi yang mempengaruhi keinginan konsumen untuk membayar harga premi untuk suatu produk, apabila tersedia barang-barang subtitusi yang sangat mirip dan mudah diperoleh, maka akan terdapat batas harga sehingga konsumen akan bersedia membayarnya permintaan akan menjadi elastis terhadap harga.
          Kedua adanya ancaman pendatang baru akan berpengaruh langsung terhadap margin laba perusahaan karena adanya pesaing baru yang ikut dalam persaingan di dalam industri tersebut. Namun perlu diketahui tidak mudah bagi pendatang baru untuk masuk ke dalam industri, ada beberapa faktor yang menjadi rintangan diantaranya, tuntutan modal, skala ekonomi, keunggulan  biaya mutlak, diferensiasi produk, jangkauan ke saluran distribusi, kualifikasi pemasok, birokrasi pemerintah, pembalasan. Apabila rintangan ini bisa diatasi dengan baik oleh pendatang baru maka dia bisa ikut meramaikan persaingan yang ada ddalam industri tersebut.
          Ketiga adanya daya penawaran pembeli yang meliputi sensitivitas harga pembeli yaitu kepekaan pembeli terhadap harga barang yang proporsi biayanya relatif besar dari biaya total pembeli. Jika produk atau jasa tidak memakan biaya besar maka pembeli tidak akan berpikir untuk menggunakan waktu mencari alternatif lain atau melibatkan diri dalam tawar menawar. Daya penawaran relatif daya penawaran tergantung pada perkembangan ancaman dan kehendak masing-masing pihak untuk menolak melakukan bisnis dengan pihak yang lain keseimabangan kekuatan kedua belah pihak tergantung pada kredibilitas dan keefektifan dalam membuat ancaman tersebut. Faktor penting yang mempengaruhi daya penawaran pembeli yaitu, ukuran dan pemusatan, integrasi vertikal dan informasi pembeli.
          Keempat adanya daya penawaran pemasok keseimbangan kekuatan antara para pemasok dan perusahaan-perusahaan dalam industri tergantung pada faktor-faktor yang sama yang menentukan keseimbangan kekuatan antara perusahaan-perusahaan industri dengan para pembeli. Pemasok mempunyai kekuatan untuk berkembang kalau mereka besar dan terpusat, dan mereka memasok suatu input yang tidak ada alternatifnya dan apabila biaya pemindahannya cukup tinggi. Pemasok-pemasok yang memilikki kekuatan termasuk pemasok komponen, pemasok jasa profesional, dan beberapa perhimpunan tenaga kerja.
          Sedangkan satu perangkat yang berasal dari dalam industri adalah persaingan di antara perusahaan-perusahaan yang telah ada di dalam industri itu sendiri. Dari kebanykan industri yang ada, penentu seluruh persaingan secara umum adalah persaingan antara perusahaan-perusahaan di dalam industri. Ada beberapa faktor utama yang menentukan sifat dan intensitas persaingan tersebut diataranya, konsentrasi penjual, keragaman pesaing, diferensiasi produk, kapasitas berlebih dan rintangan-rintangan keluar, dan syarat-syarat biaya.

ANALISIS :
Menurut saya, kita harus menerapkan hasil analisis industri yang telah dilakukan melalui Pertama, Peramalan Probfitibilitas nilai analisis industri yang sesungguhnya adalah kemampuannya untuk meramalkan profitabilitas industri pada masa yang akan datang.Ada tiga tahapan dalam meramalkan profitabilitas industri yaitu, mengungkapkan kinerja laba masa lampau, mengidentifikasi perubahan struktural, menganalisis bagaimana perubahan struktur industri akan mempengaruhi persaingan serta profitabilitas pada waktu yang akan datang. Kedua Mengubah Struktur Industri dengan memahami struktur industri mempengaruhi persaingan dan profitabilitas akan memungkinkan unruk mengidentifikasikan struktur industri agar dapat memperbaiki keseimbangan daya saing, dan dengan demikian memperluas profitabilitas dalam industri itu.
          Ketiga Segmentasi Industri kesulitan yang akan ditemui ketika melakukan analisis industri salah satunya adalah menetapkan industri itu sendiri terutama dalam menentukan batas-batas pasar dalam industri tersebut. Oleh karena itu untuk mengatasinya dapat dipermudah dengan melakukan segmen industri ke dalam kelompok yang lebih sempit. Dalam melakukan segmentasi ini ada tahapannya yaitu, identifikasi variabel-variabel segmentasi, mengkombinasikan variabel-variabel yang berhubungan, membuat analisis daya tarikdari segmen yang berbeda dengan menggunakan kerangka lima kekuatan persaingan Porter.
         Keempat Faktor-Faktor Kunci Keberhasilan bisa di identifikasikan melalui dua cara yaitu, menganalisis keinginan konsumen kebanyakan dasar analisis mengharuskan perusahaan memasok produk yang didinginkan konsumen dengan menetapkan harga di atas biaya produksi. Produk itu harus lebih disukai dibandingkan barang subtitusi oleh konsumen, bertahan di dalam persaingan perusahaan yang berhasil memahami persaingannya di samping memahami dirinya sendiri yang meliputi aspek faktor struktural utama pengendali perssaingan, dimensi persaingan, intensitas persaingan, dan cara perusahaan memperoleh posisi oersaingan superior.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar